Minggu, 26 November 2017

Rutin Berlari, Rahasia Agar Tulang Tetap Sehat dan Kuat


Menjalankan telah terbukti memberikan berbagai manfaat kesehatan. Jalankan untuk menjaga kebugaran fisik dan menguatkan jantung dan pembuluh darah. Meneliti sebuah calibaración, rutinitas berjalan bisa menjaga tulang tetap kuat dan sehat. Bagaimana?

Menjalankan memperkuat tulang

Tulang adalah jaringan hidup, yang berarti tulang bisa merespons tekanan dengan memperkuatnya sehingga bisa menopang seluruh tubuh sebagaimana mestinya. Dengan setiap langkah yang Anda ambil, Anda akan memberikan tekanan besar pada tulang saat kaki Anda menyentuh tanah. Akhirnya, tulang yang berlari menjadi lebih kuat. Alasan mengapa berlari disebut aktivitas dengan dampak tinggi adalah tekanan pada tulang dan sendi saat berlari jauh lebih tinggi daripada aktivitas lainnya (misalnya berjalan).

Menjalankan meningkatkan kepadatan tulang

Menjalankan memperkuat tulang, tapi manfaat berlari melalui tulang juga mempengaruhi kerapatannya. Kepadatan tulang ditentukan oleh jumlah mineral pembentuk tulang di tulang Anda. Orang dengan kepadatan tulang rendah berisiko terkena osteoporosis, suatu kondisi di mana tulang melemah dan menjadi rusak sendiri.

Aktivitas dengan dampak rendah, seperti berjalan kaki, sedikit berpengaruh pada kepadatan tulang. Tapi dengan berlari, Anda secara dramatis meningkatkan kepadatan tulang. Hal ini diyakini bahwa rutinitas berfungsi sejak usia dini merangsang produksi mineral tulang, yang mencegah keropos tulang dan mengurangi risiko osteoporosis di kemudian hari.

Balapan yang bagus untuk tulang belulang

Tulang Anda akan terbiasa dengan olahraga yang Anda lakukan dan Anda akan berhenti tumbuh. Oleh karena itu, Anda harus meningkatkan jumlah aktivitas Anda secara bertahap dari waktu ke waktu sampai Anda mencapai jarak yang disarankan. Jika Anda baru memulai, jangan mencoba untuk menyelesaikan rute 20 km pada kesempatan pertama. Tubuh butuh waktu untuk beradaptasi, apalagi jika sudah tidak aktif untuk waktu yang lama. Menjalankan sendiri akan menyebabkan luka dan masalah kesehatan yang buruk.

Untuk memaksimalkannya, Anda harus merencanakan rutinitas pelaksanaan dan menanganinya. Saran dari jarak yang baik untuk mencapai manfaat penguatan tulang adalah 20 sampai 30 km per minggu. Pelari disarankan untuk tidak melebihi jarak tempuh ini karena olahraga yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kortisol dalam darah. Kelebihan kortisol dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan tulang. Menurut sebuah penelitian, pelari yang menempuh 90 km per minggu sebenarnya memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah daripada orang yang tinggal diam.

Untuk mengerti, olahraga karier tidak berpengaruh pada semua tulang tubuh. Karena itu, Anda harus menggabungkannya dengan latihan beban lain untuk meningkatkan kepadatan tulang di area tubuh lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar