Minggu, 26 November 2017

5 Tips Berolahraga Lari untuk Penderita Rematik


Nyeri sendi akibat rematik bisa memburuk setiap kali Anda bergerak, jadi Anda mungkin memutuskan untuk melewatkan balapan. Namun, sebenarnya, Arthritis Foundation merekomendasikan agar pasien artritis memiliki rencana karir yang memadai dan mematuhiinya karena diketahui bahwa menjalankan bermanfaat untuk persendian mereka. Berikut adalah beberapa tips untuk mengelola pasien rematik.

Saran untuk penderita rematik

1. Pilih jalur yang mulus

Tip yang berjalan untuk pasien rheumatik pertama adalah menghindari berjalan di permukaan beton atau aspal. Telapak kaki harus menyentuh permukaan yang lembut, seperti rumput, tanah atau jalur. Permukaan beton hampir 10 kali lebih keras dari pada aspal, jadi letakkan kaki Anda di atasnya mungkin bukan ide bagus. Dampak pada lutut atau sendi akan memperparah rasa sakit dengan mudah, yang akan merusak karir pagi Anda di hari Minggu yang indah.

2. Peregangan

Peregangan sebagai pemanasan akan bermanfaat bagi arthritis maupun non-pasien. Peregangan membantu tubuh mempersiapkan diri untuk berjalan dengan mengaktifkan dan memanaskan otot, sekaligus melepaskan aliran darah. Mandi air panas sebelum berlari juga bagus, apalagi jika cuacanya sedikit lebih dingin, Anda tahu bagaimana udara dingin dan reumatik tidak sesuai.

3. Kombinasikan dengan latihan kekuatan

Kombinasi rutinitas sehari-hari yang berjalan dengan latihan kekuatan di gym akan menguntungkan otot dan sendi. Kekuatan otot perlu dilatih untuk menyesuaikan diri dengan meningkatnya intensitas balapan. Ada kemungkinan sendi Anda tidak dapat mengatasi banyak sesi dalam operasi jika Anda tidak dilatih untuk siap terlebih dahulu. Oleh karena itu, bergantian antara berlari dan berolahraga di gym tidak hanya memperkuat otot inti tapi juga mengurangi nyeri sendi dari waktu ke waktu.

4. Jangan memaksakan diri

Hindari mencoba mempertahankan kecepatan yang Anda inginkan. Dengarkan tubuh Anda, dan jika Anda merasa tidak enak jangan memaksakan diri. Memaksa diri sendiri terlalu jauh hanya akan menanggung risiko pulih untuk waktu yang lama. Hal ini juga akan meningkatkan risiko peradangan otot dan sendi.

Anda bisa menjalankan tes kecil untuk melihat apakah itu didorong atau tidak. Jika Anda bisa terus berbicara tanpa terengah-engah, maka Anda harus mencarinya. Jika Anda terengah-engah saat menyusun kalimat, itu berarti Anda kekurangan oksigen, jadi Anda mungkin harus sedikit melambat dan sedikit beristirahat.

5. Jangan menyerah dengan cepat

Komit diri Anda untuk menjalankan bahkan jika itu sangat sulit. Akan ada saat dimana Anda hanya ingin berhenti dan pulang dengan taksi. Namun, menyerah hanya akan membuat situasi semakin buruk. Buat jadwal yang bisa Anda ikuti, dan mungkin teman untuk membuat Anda termotivasi. Usahakan mematuhi program eksekusi yang memadai dan melakukan perbaikan jika perlu. Kesehatan sendi Anda tergantung pada bagaimana Anda menggunakan persendian, jadi berolahraga dengan hati-hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar